Sabtu, 10 Juni 2017

Rahasia Malam Laitul Qadar Yang Ditutupi Oleh Nasa

Pagi pembaca KHT kali ini gw mau ngasih tau pengetahuan baru gw tentang Meteorid yang berkaitan dengan Lailatul Qadr. mungkin sebagian dari pembaca sudah ada yang mengetahuinya bahwa pada malam ini pernah dilakukan penelitian oleh Badan Nasional Antariksa USA(NASA). gw sendiri juga agak takjub setelah mengetahui fakta ini, oke langsung aja kita ke benang merah

malam Lailatul Qadar adalah salah satu malam yang paling ditunggu di bulan ramadhan ini. malam Lailatul Qadar menjadi malam yang paling istimewa dan paling indah dibandingkan malam seribu bulan dan menjadi malam dimana Al-Quran diturunkan.
Malam Lailatul Qadar ini ditetapkan ketika 10 malam terakhir Ramadhan.
selama ini umat Islam mempercayai kebenaran adanya malam Lailatul Qodr karena bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadist. Namun faktanya, malam Lailatul Qadar ini juga bisa diprediksikan oleh Badan Nasional Antariksa USA(NASA).
melalui sejumlah fakta ilmiah, NASA membuktikan tanda tanda hadirnya malam lailatul Qodr sesuai dengan yang dijelaskan oleh nabi Muhammad SAW dalam Al-Quran dan Al-Hadist.
nabi Muhammada SAW mengatakan jika malam lailatul Qodr itu hadir di malam malam ganjil . Rasulullah SAW juga mengatakan ketika malam Lailatul Qod
r itu hadir maksa suhu dibumi berada dalam kondisi yang sedang, pada malam hari tidak terlihat bintang, serta pada pagi harinya udara matahari bersinar cerah namun tidak terasa panasnya.
setiap hari atmosfer bumi dihantam oleh 10000-15000 meteor per harnyai tapi hanya di Lailatul Qodr saja meteor tidak menghantam bumi, sungguh kebesaran Allah SWT yg luar biasa bukan? 
NASA sendiri sudah membuktikannya bahwa pada suatu malam terjadi fenomena aneh karna tidak ada sama sekali pun meteor menghantam atmosfer bumi, padahal malam malam biasa jumlah meteor yg menghangtam bumi sekitar 10000-15000 meteor, selain itu NASA juga menemukan bahwa pada saat itu matahari tampak begitu bersinar cerah pada pagi harinya tapi tidak menimbulkan radiasi cahaya sama sekali.
semua fakta yg diperoleh NASA memang sengaja disembunyikan bagi mereka untuk tidak mempublikasikan fakta fakta kebenaran tentang Islam, bahkan NASA seringkali dimendapat kritikan dari ilmuwan Islam karena sering menyembunyikan fakta fakta kebenaran Al-Qur'an dan Hadits
dan dari pembuktian nasa ini kita sebagai muslim tentunya harus lebih bersyukur telah terlahir didunia sebagai pilihan umat nabi Muhammad SAW. yang mana beliau adalah nabi terbaik dan terakhir sebagai penutup para nabi

Minggu, 19 Juni 2016

PANDANGAN ISLAM TERHADAP BINTANG JATUH

BINTANG JATUH atau yang sering kita sebut meteor karena ga jatuh ke Bumi ya, kalu sudah jatuh namanya meteorid. disini saya akan membahas tentang bintang jatuh tapi dalam pandangan yang berbeda bukan dalam pandangan ilmiah melainkan dalam pandangan Islam. saya sebelum mengetahui ini saya bingung kenapa sih allah menciptakan bebatuan yang hanya melayang layang dan hanya bisa menimbulkan kerusukan? akhirnya pertanyaan saya terjawab dengan sedetail-detailnya.

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ (5)
 al-mulk ayat 5

yang artinya : “Sesunggunya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan , dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.”

Mengenai surat Al-Mulk ayat 5 diatas, ulama pakar tafsir, Qotadah As Sadusiy mengatakan:
“ Sesungguhnya Allah hanyalah menciptakan bintang untuk tiga tujuan: (1) sebagai hiasan langit dunia; (2) sebagai pelempar setan; dan (3) sebagai penunjuk arah. Barangsiapa yang meyakini fungsi bintang selain itu, mkaa ia berarti telah berkata-kata dengan pikirannya semata, ia telah mendapatkan nasib buruk, menyia-nyiakan agamanya (berkonseuensi dikafirkan) dan telah menyusah-nyusahkan berbicara yang ia tidak miliki ilmu sama sekali.”


 BINTANG JATUH ADALAH PANAH API YANG DILEMPARKAN UNTUK SETAN PENCURI BERITA?
mungkin anda bertanya tanya berita apa yang dicuri oleh syetan? untuk apa syetan mencuri berita? 
syetan mencuri berita-berita langit yang nantinya akan diteruskan kepada peramal, dukun dan sbb. sehingga mereka berani menyekutukan allah.
    Namun, Allah dan para malaikat selalu menjaga langit dengan percikan api yang dilesatkan dari langit. Maka binasalah para pencuri tersebut.



"dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya.")  (9)



"Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka." (10)



Oleh karena itu, berdoa saat ada bintang jatuh adalah sia-sia. Bukan hanya tidak mendatangkan kebaikan namun hal itu bisa jadi termasuk kedalam prilaku menyekutukan Allah. Jika bintang jatuh mengingatkan kita kepada perbuatan-perbuatan setan yang senantiasa menyeret kita kepada neraka, lalu kita berdoa untuk meminta perlindungan kepada Allah maka itu diperbolehkan.

maka dari itu jadikanlah bintang jatuh itu peringatan untuk anda.

pembaca yang baik pasti meninggalkan saran ,komentar dan kritik
thanks admin Mugh's

Jumat, 17 Juni 2016

Astronom temukan "Bulan" baru bumi tampaknya bumi kembali memiliki pendamping kosmik lain selain Bulan.
Asteroid yang baru ditemukan ini, yang dinamai 2016 HO3 mengorbit matahari sedemikian rupa ia tidak pernah pergi terlalu jauh dari Bumi, membuatnya menjadi "satelit quasi" dari planet kita, kata para ilmuwan.

"Salah satu asteroid lainnya - 2003 YN107 - mengikuti pola orbital yang sama untuk sementara waktu lebih dari 10 tahun yang lalu, tetapi mulai menjauh di sekitar kita," kata Paul Chodas, manajer NASA Center for Near-Earth Object Studies di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena , California, mengatakan dalam sebuah pernyataan Rabu (15 Juni).
"Asteroid baru ini jauh lebih terkunci dengan Bumi," tambah Chodas. "Perhitungan kami menunjukkan bahwa 2016 HO3 telah menjadi satelit kuasi stabil Bumi selama hampir satu abad, dan akan terus mengikuti pola ini sebagai pendamping bumi selama berabad-abad yang akan datang."
2016 HO3 adalah contoh terbaik dari satelit kuasi Bumi yang pernah ditemukan, kata para ilmuwan.
Asteroid ini ditemukan pada tanggal 27 April oleh para ilmuwan menggunakan teleskop survey Pan-STARRS 1 di Hawaii. Ukuran yang tepat dari 2016 HO3 tidak diketahui, namun para peneliti berpikir ia memiliki lebar antara 130 kaki dan 330 kaki (40 sampai 100 meter).
Saat asteroid ini mengelilingi Matahari, ia juga bergerak mengelilingi Bumi. Orbit 2016 HO3 ini relatif miring sedikit terhadap Bumi, sehingga asteroid ini juga bergerak ke atas dan ke bawah melalui bidang orbit planet kita.
Lintasan 2016 HO3 cenderung memutar dan melayang dari waktu ke waktu, tapi tarikan gravitasi bumi terus mempengaruhi asteroid ini : 2016 HO3 tidak pernah lebih dekat dari 9 juta mil (14,5 juta kilometer) ke planet kita, dan tidak pernah lebih jauh dari 24 juta mil (38,6 juta km), kata para peneliti.
"Akibatnya, asteroid kecil ini terjebak dalam tarian kecil dengan Bumi," kata Chodas.
Tarian ini tidak berbahaya: 2016 HO3 tidak menimbulkan ancaman bagi planet ini, kata para pejabat NASA







Jadwal hujan meteor sepanjang 2016

4 Januari –  Hujan Meteor Quadrantid

Mari mulai tahun 2016 dengan menyaksikan peristiwa kembang api di langit malam. Bukan sekedar kembang api yang biasa dan tidak mirip juga. Tapi ini adalah lintasan meteor Quadrantid yang sudah berlangsung sejak tgl 28 Desember dan akan berakhir tanggal 12 Januari. Puncaknya tanggal 4 Januari 2016 pukul 15:00 WIB dan bisa disaksikan datang dari rasi Bootes. Meskipun puncak hujan meteor Quadrantid berlangsung sore hari, para pengamat masih bisa menikmatinya saat malam saat rasi Bootes tampak di langit malam. Pengamatan puncak bisa dilakukan tanggal 4 atau 5 Januari dini hari kala rasi Bootes terbit pukul 3 dini hari sampai sebelum fajar.
22 April – Hujan Meteor Lyrid
Hujan meteor yang berasal dari debu ekor komet Thatcher C/1861 G1 akan mencapai puncak tanggal 22 April. Akan tetapi, hujan meteor yang akan tampak datang dari rasi Lyra ini akan sulit diamati mengingat Bulan sedang fase Purnama dan terang sepanjang malam. Meskipun demikian, kamu masih bisa mencari lokasi yang minim polusi cahaya untuk menanti kehadiran meteor ini. Pengamatan bisa dilakukan dari tengah malam sampai sebelum fajar setelah rasi Lyra terbit jam 10 malam.
6 Mei – Hujan Meteor Eta Aquarid
Dimulai tanggal 19 Maret – 28 April, hujan meteor Eta Aquarid akan mencapai puncak tanggal 6 April pukul 03.00 dini hari. Langit yang tanpa Bulan karena Bulan dalam fase Bulan Baru menjadikannya waktu yang tepat untuk menikmati hujan meteor yang berasal dari sisa komet Halley dan tampak dari rasi Aquarius tersebut. Pengamatan bisa dilakukan setelah rasi Aquarius terbit tengah malam sampai jelang fajar. Tidak akan ada Bulan yang menjadi sumber cahaya di langit malam.
30 Juli – Hujan Meteor Delta Aquariid Selatan
Hujan meteor Delta Aquariid dimulai tanggal 12 Juli- 23 Agustus dan mencapai puncak dengan lintasan 16 meteor per jam pada tanggal 30 Juli. Hujan meteor yang akan tampak dari rasi Aquarius ini berasal dari sisa debu komet Marsden and Kracht. Rasi Aquarius akan terbit jam 8 malam, dan pengamatan bisa dilakukan sampai jelang fajar.
12 Agustus – Hujan Meteor Perseid
Dimulai tanggal 17 Juli – 24 Agustus, hujan meteor Perseid yang berasal dari debu komet Swift-Tuttle tersebut akan mencapai puncak tanggal 12 Agustus. Di malam puncak diperkirakan 150 meteor akan melintas setiap jam dan tampak datang dari rasi Perseus. Bulan yang sedang cembung besar menjadi polusi cahaya bagi langit. Tapi pengamatan bisa dilakukan sejak tengah malam setelah rasi Perseus terbit. Bulan terbenam jelang tengah malam. Karena itu pengamatan sebaiknya dilakukan setelah Bulan terbenam untuk memperoleh kondisi yang terbaik.
8 Oktober – Hujan Meteor Draconid
Hujan meteor minor yang tampak datangd ari rasi draco ini akan berlangsung dari tanggal 6 – 10 Oktober. Puncaknya tanggal 8 Oktober dengan laju 10 meteor per jam. Hujan meteor Draconid ini berasal dari sisa debu komet 21P Giacobini-Zinner. Bisa dinikmati setelah Matahari terbenam sampai rasi Draco terbenam jam 9 malam.  Bulan masih cukup terang di langit malam.
21 Oktober – Hujan Meteor Orionid
Oktober, saatnya menikmati lintasan debu komet Halley di langit malam. Hujan meteor Orionid ini akan tampak datang dari rasi pembajak sawah atau rasi Waluku atau rasi Orion si pemburu. Hujan meteor Orionid bisa mulai dinikmati dari tanggal 2 Oktober – 7 November. Puncaknya tanggal 21 Oktober akan menghadirkan 15-20 meteor setiap jamnya di langit malam. Bulan sedang dalam fase cembung besar dan terbit jam 11 malam. Rasi Orion sendiri terbit jam 10 malam, dan keberadaan Bulan yang cukup terang menjadi polusi cahaya bagi pengamat. Karena itu carilah lokasi yang minim polusi cahaya lampu kota untuk meminimalisir gangguan cahaya saat berburu hujan meteor.
5 November – Hujan Meteor Taurid Selatan
Hujan meteor minor ini memang hanya menghasilkan 5 -10 meteor di malam puncaknya, Hujan meteor Taurid berasal dari butiran debu Asteroid 2004 TG10 dan sisa debu Komet 2P Encke.  Hujan meteor yang tampak dari rasi taurus ini akan berlangsung dari tanggal 7 September – 10 Desember dengan puncak untuk tanggal 5 Desember. Rasi Taurus terbit setelah Matahari terbenam, dan Bulan sedang fase sabit dan terbenam jam 09.22 wib. Karena itu cahaya Bulan tidak akan menjadi masalah.
12 November – Hujan Meteor Taurid Utara
Hujan meteor Taurid Utara juga tampak datang dari rasi Taurus dan dimulai dari tanggal 12 Oktober – 2 Desember dengan puncak pada tanggal 12 November. Saat malam puncak, Hujan Meteor Taurid Utara akan menghiasi langit dnegan 7 meteor per jam. Kombinasi Hujan meteor Taurid Utara dan Selatan memberikan tontonan menarik bagi para pengamat langit malam. Rasi Taurus terbit setelah Matahari terbenam. Bulan dalam fase cembung besar dan baru terbenam jam 3 dini hari. Untuk itu jika ingin tidak ada gangguan cahaya Bulan, pengamatan bisa dilakukan setelah Bulan terbenam sampai jelang fajar.
17 November – Hujan Meteor Leonid
Dulu hujan meteor Leonid pernah tampak luar biasa dengan badai meteornya, akan tetapi sekarang hujan meteor Leonid hanya menyisakan 15 meteor per jam saat puncak. Puncak hujan meteor dengan ratusan meteor per jam hanya terjadi 33 tahun sekali dan yang terakhir terjadi tahun 2001. Hujan meteor Leonid berasal dari sisa debu komet Tempel-Tuttle dan akan tampak dari rasi Leo si singa. Rasi Leo terbit tengah malam dan Bulan masih dalam kondisi cembung besar di langit malam. Cahayanya masih cukup terang bagi para pemburu hujan meteor. Tapi pengamatan bisa dimulai lewat tengah malam sampai fajar.
14 Desember – Hujan Meteor Geminid
Hujan meteor Leonid, salah satu hujan meteor yang layak ditunggu mengingat puncaknya bisa menghadirkan 120 meteor per jam. Sayang beribu sayang, puncak Hujan Meteor Geminid tahun 2016 bertepatan dengan Bulan Purnama dan bulan baru dua hari meninggalkan titik Perigee atau titik terdekatnya dengan Bumi. Artinya lagi, Bulan akan tampak lebih terang dari biasanya. Dan ini akan jadi masalah bagi para pemburu meteor. Kalau kamu sangat ingin menikmati Hujan meteor Geminid saat Bulan purnama di perigee, carilah lokasi yang minim polusi cahaya sehingga hanya sinar purnama yang jadi cahaya di langit. Dan tunggulah hujan meteor. Kamu juga bisa menikmati wajah Bulan dan melihat kawah-kawahnya. Siapa tahu kamu cukup beruntung untuk melihat atau memotret meteor yang melintas. Rasi Kembar Gemini akan terbit jam 8 malam.

Sabtu, 11 Juni 2016

Piringan emas Voyager


Piringan Emas Voyager adalah sebuah rekaman fonograf yang disertakan dalam dua penerbangan pesawat luar angkasa Voyager yang diluncurkan pada tahun 1997.sumber(wikipedia)






Isi Piringan Emas Voyager terdiri dari kumpulan 116 gambar dan berbagai suara alam seperti ombak, angin, dan petir, serta suara hewan seperti kicauan burung dan nyanyian paus. Selain itu, piringan ini juga diisi dengan musik-musik pilihan dari berbagai kebudayaan dan zaman serta ucapan salam dalam 59 bahasa, dan pesan tertulis dari Presiden Jimmy Carter dan Sekretaris Jenderal PBB Kurt Waldheim. Berkas yang dimasukkan dalam piringan ini dipilihkan untuk NASA oleh tim yang diketuai Carl Sagan dari Universitas Cornell.(wikipedia)

Dalam 59 bahasa, terdapat bahasa indonesia langsung cek aja https://www.youtube.com/watch?v=LkrT92qW_Yw di detik 0:54
Dan terdapat suara gamelan jawa, langsung cek lagi https://www.youtube.com/watch?v=Mbe1JqJBeuI

Sekian dari saya mughni, terima kasih